Hari ini dapat rumus baru..
rumusnya :
maaf = menyesal
rumusnya :
maaf = menyesal
Berawal dari kata maaf.Apa dengan maaf masalah dapat di selesaikan? ada yang beranggapan setidaknya kita menjadi lebih baik. betulkah itu? Kalau dengan maaf masalah dapat di selesaikan mungkin bumi ini akan damai.Tapi..TIDAK..!Maaf saja tidak cukup, Kalaupun cukup, pastinya penjara akan kosong dan tak akan ada hati yang terluka.
Dari setiap tindakan,pastilah ada konsekuensinya
karena hidup manusia adalah sebuah pilihan. Maaf hanyalah kamuflase untuk mengakhiri sebuah masalah dan penyesalan hanyalah sebuah bentuk dari
kata maaf. Menyesal..untuk apa??? Semua sudah terjadi. Kita sudah
melukai, menyakiti, dan mengecewakan orang lain. Apa dengan menyesal
kita bisa membuat segalanya jadi lebih baik? Well, mungkin… pada
awalnya…
Bila kita menyesal dengan apa yg sudah
terjadi, sama artinya dengan kita menyalahkan takdir. Tapi ingat,
takdir tidak pernah salah! Yang salah adalah pilihan yang kita ambil.
Bila manusia menyesal diawal… hmmmm, pasti kita semua akan masuk surga
karena telah tau konsekuensi apa yang akan kita terima. Hidup itu penuh
kejutan dan itulah seninya hidup, karena kita tidak akan pernah tahu
apa yang akan terjadi di detik kemudian pada hidup kita.
Bila kita mempunyai gelas kesayangan
dan karena kecerobohan kita, gelas itu terlepas dari genggaman dan
jatuh pecah. Kita berusaha untuk menyatukan keping2-keping gelas itu.
Meski kita bisa menyatukannya, tetapi bentuk dari gelas itu tidak akan
sama lagi. Air yang terisi pun tidak akan sama banyaknya, bahkan
mungkin sudah tidak bisa diisi lagi dengan air.
Sebagian orang akan memilih untuk
membeli gelas baru yang mungkin sama. Tapi, apa perasaan kita akan
tetap sama meski gelas itu serupa.Bisa jadi kita malah tidak
menyukai gelas yang baru itu atau mungkin malah sangat menyukai dan
menjaganya dengan sepenuh hati. Namun pastinya, semua tidak akan pernah
sama..
Sama artinya dengan kita berhubungan
dengan seseorang, tetapi bila kemudian orang itu melukai, menyakiti,
dan mengecewakan, apa perasaan kita akan tetap sama? Mungkin sebagian
akan mengatakan tetap sama karena sudah terlanjur sayang. Namun,
sebagian lagi akan menjawab berbeda. Meski masih sayang, tetapi kita
berusaha untuk self- protect karena kita tidak ingin terluka lagi.
Bila kita berada di posisi yang
menyakiti dan melukai, mungkin kita hanya berucap MAAF ( apakah cukup…???)
dan MENYESAL (untuk apa…???). Yakinkan pada diri sendiri untuk maaf dan
penyesalan itu lalu. Buktikan bahwa kita benar-benar MENYESAL buat
orang yang telah kita lukai dan sakiti itu. Tunjukkan padanya bahwa dia
tidak sia-sia memberi maaf dan menerima penyesalan. Berucap kata saja
tdk cukup! Buat orang itu mencintai dan menyayangi kita lebih dari
sebelum kita melukai dan menyakiti hatinya. Itulah yang dinamakan
kesuksesan MAAF dan MENYESAL.
