#Label1 .widget-content{ height:200px; width:auto; overflow:auto; }

Senin, 20 Agustus 2012

idul fitri

Diposting oleh Unknown di 00.30

Tidak dapat di pungkiri idul fitri di indonesia sangat jauh berbeda sekali dengan perayaan idul fitri di negara negara lainnya.Di negeri kita tercinta ini saat ramadahan mengenal istilah ngabuburit,nyubuh,bukbar saat bulan puasa,ada juga istilah THR,lalu ada juga istilah mudik.Hmmmm inilah fakta di negara kita tercinta ini.

Fakta yang paling miris adalah di indonesia di negeri kita ini, ramadhan dan lebaran itu di jadikan ajang hura-hura. Tidak sedikit pula dari mereka yang menghambur-hamburkan uang hanya sekedar untuk buka puasa bareng berkali kali atau membeli begitu banyak baju baru.Menurut gue sih yah itu sih hak seseorang untuk menghambur-hamburkannya.Namun bukankah ada baiknya jangan berlebihan lah yang biasa saja,nyatanya  kan tidak semuanya loh pas perayaan idul fitri senang-senang, ada juga saudara-saudara kita justru untuk makan di hari raya saja tidak punya uang. kasian kan  -_-
 
Kemarin,tepatnya tanggal 19 agustus umat muslim melasanakan sholat idul fitri bersama sama.Gak kerasa yah idul fitri sudah berlalu,walupun sudah berlalu namun suasana lebaran bakal kerasa sampai 1 bulan loh.Percaya gak?? kalo gak percaya liat aja deh entar..setiap orang kalo ketemu pasti ngucapin minal aidzin walfaidzin.apalagi di negri kita indonesia ini suasana lebaran bakal kerasa sampai akhir agustus.

Terusssss setelah  kita kembali ke yang fitri kita mau apa? mau balik ke diri kita yang dulu?atau mau ngomongin orang lagi,bohongin orang lagi? atau kembali kepada “rutinitas” dan kehidupan “normal” lagi? n ngelupain segala pengalaman dan hikmah yang telah kita dapatkan di bulan ramadhan.Semoga aja enggak yah... semoga kita semua bisa memetik hikmah dari idul fitri :)

Ada satu cerita . semoga bisa di ambil hikmahnya :)

Alkisah di suatu kota terdapat seorang Pemuda.Dulu ia adalah pemuda yang tampan,kaya raya.Semasa hidupnya ia hanya mengejar kenikmatan dunia saja.Waktu semakin berlalu.Kini ketemapananya sudah tergerus oleh waktu... badan nya tak sekekar dulu dan yang tersisa hanyalah badan yang renta.ya... pemuda itu sekarang sudah menjadi seorang lelaki tua yang renta. lelaki tua ini merasa ajalnya telah dekat,karena itu ia menemui istri muda nya yang ke 4 yang paling cantik dan paling muda.ia berkata "Neng,abang bentar lagi m,au mati neh,.temenin Aa neng" lalu sang istri muda berkata "gak mau..neng teh masih muda.. masih banyak yang mau.. gak mau mati sama aki aki kya Aa".. hati lelaki renta itupun sedih dan sangat terpukul mendengar jawaban dari istri muda nya itu.

Akhirnya ia dengan langkah yang  lulai mendatangi istri ke dua ketiga nya,lalu ia berkata "ade.... abang sekarang mau mati kayanya.. ade.. kita udah sering susah seneng bareng.sekrang ade temenin abang mati ya.. ?" lalu si istri ketiga berkata '' ade masih gak tua tua mat.masih ada yang mau ama ade.. maap ya bang ade gak bisa mati bareng abang".. si lelaki renta itu semakin sedih ia pergi  ke istri ke du nya.. namun jawaban tetap sama yaitu tidak.

Lelaki renta itu pun semakin dan semakin sedih akhirnya ia menemui istri pertamanya yang sudah peot juga keriput, udah nenek-nenek. Diapun berujar: “Eh, nek, gue kayaknya udah gak kuat nih. Udah mau mati. Sakit gak sembuh-sembuh, berobat kesana kemari ngabisin duit kagak ada hasilnya. Mau enggak nemenin gue mati?”. Apa yang terjadi sungguh di luar dugaan. Dengan perasaan suka cita ia berkata: “Alhamdulillah, aye bersedia bang. Dengan segenap hati ane nemenin dan ngikutin abang menghadap Yang Kuasa.”

Selesai deh ceritanya.. ayooo sekarang tebak siapa lelaki renta itu dan istri istri nya itu?jawabanya;mereka adalah gambaran diri kita seorang manusia.



Penjelasan:
Kakek-kakek tadi adalah diri kita sendiri . Diri kita ketika hendak menghadap Illahi Robbi. Yang gelisah ketika menghadapi “saat-saat maghrib”, usia senja. Manusia yang menjadi gelisah karena takut menghadap sang Khaliq. Ia merasa tidak mempunyai bekal untuk kembali. Semua yang ia lakukan di dunia hingga menjelang ajal selama ini adalah penuh pamrih, bukan dilakukan karena Allah. Tapi karena hal-hal yang bersifat duniawi. Subhanallah.
Lalu, istri pertama tadi adalah ruh kita, jiwa kita, hati kita, yang akan menemani kita di alam kubur dan menghadapi yaumul hisab, hari perhitungan. Istri kedua adalah badan kita. Badan yang akan dikubur dan diziarahi keluarga kita nanti (kalau ada yang inget). Istri ketiga adalah anak, istri dan seluruh kerabat handai tolan kita di dunia. Mereka akan ada sepanjang kita hidup. Namun tidak ada satupun dari mereka yang akan menemani kita mati. Dan istri keempat adalah harta, jabatan, dan kesenangan-kesenangan duniawi . Semua tidak ada gunanya lagi. Tidak ada yang kita bawa “pulang”. Semua menjadi warisan kita yang sering kali jadi rebutan bagi anak cucu kita.
Now what? Apa yang telah, sedang dan akan kita lakukan terhadap “istri-istri” kita? Sungguh beruntung jika kita dapat menggunakan semua hanya karena Allah swt

Semoga ulasan ini bermanfaat ya............... ;)
pesan dari cerita ini inti nya selagi kita muda lebih baik banyak beribadah untuk bekal agar kita tidak takut disaat maut datang  dan semoga apa yang kita lakukan serta semua ibadah kita di bulan ramadhan kemarin murni karna allah SWT.

minal aidzin walfaidzin semuanya...

0 komentar:

Posting Komentar

 

. Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea